botnews.my.id, Jakarta – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengukuhkan langkah transformasinya dengan memfokuskan kembali strategi bisnisnya pada sektor inti engineering dan konstruksi. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya komprehensif untuk memperkuat fundamental perusahaan, yang juga mencakup streamlining organisasi dan portofolio bisnis, peningkatan keunggulan operasional berbasis teknologi, serta penguatan efektivitas pengelolaan keuangan dan procurement. ADHI menegaskan komitmennya untuk memastikan kelancaran operasional dan penyelesaian seluruh proyek yang sedang berjalan, demi menjaga keberlangsungan usaha dan memenuhi tanggung jawab kepada para pemangku kepentingan.
Keberlanjutan sektor konstruksi, khususnya bagi ADHI, tidak hanya krusial bagi pertumbuhan perusahaan tetapi juga memiliki dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Aktivitas konstruksi secara langsung menciptakan lapangan kerja, mendorong perputaran ekonomi di wilayah sekitar proyek, dan yang terpenting, berkontribusi pada pembangunan infrastruktur vital yang menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Dalam konteks ini, penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA) bersama lembaga keuangan kreditur menjadi tonggak penting dalam upaya penyehatan perusahaan.
Melalui MRA, ADHI dan para krediturnya telah mencapai kesepakatan mengenai kerangka penataan kembali kewajiban finansial perusahaan. Kesepakatan ini mencakup pengaturan detail mengenai struktur dan mekanisme penyelesaian kewajiban, yang dirancang untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan. Keberhasilan penandatanganan MRA ini tidak terlepas dari dukungan kuat dari PT Danantara Asset Management (Persero) dan kepercayaan yang ditunjukkan oleh lembaga keuangan kreditur, yang keduanya memainkan peran krusial dalam proses restrukturisasi ADHI.
Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago, menyatakan optimisme tinggi terhadap penandatanganan MRA sebagai awal dari fase implementasi yang membutuhkan komitmen dan konsistensi dari seluruh pihak yang terlibat. Beliau menekankan, "Kami optimis, dengan sinergi erat yang terjalin hari ini antara ADHI Karya, Danantara Asset Manajemen, dan lembaga perbankan kreditur, kita dapat membangun fundamental bisnis yang semakin sehat, menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di masa depan serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian bangsa yang kita cintai."
Penandatanganan MRA ini merupakan momen bersejarah bagi ADHI, menandai peralihan dari tahap negosiasi dan pembahasan menuju implementasi kerangka restrukturisasi yang konkret, terstruktur, dan terukur. Langkah strategis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya penyehatan menyeluruh yang bertujuan untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan, menciptakan ruang likuiditas yang lebih sehat, serta menjamin keberlangsungan usaha ADHI dalam jangka panjang.
Ke depan, ADHI berkomitmen penuh untuk menjalankan implementasi MRA dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Perusahaan akan terus menjaga komunikasi terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan, memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat dipahami dan diterima. Selain itu, ADHI akan terus memperkuat tata kelola perusahaan, mengoptimalkan portofolio bisnisnya, meningkatkan efektivitas penggunaan modal, serta menerapkan selektivitas yang ketat dalam perolehan kontrak baru. Upaya-upaya ini merupakan bagian dari visi besar ADHI untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih sehat, tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan, siap menghadapi tantangan masa depan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.
